benarkah Antasari seorang pembunuh?

apa yang menjadi isyu besar di dunia pada saat ini? anda akan menjawab, konfrensi perubahan iklim di Copenhagen Denmark. mengapa konfrensi itu begitu penting sehingga menjadi isyu besar dunia? karena konfrensi tersebut membahas, tentang umur bumi yang kita tempati. apakah 1000 tahun lagi, bumi yang kita pijak ini masih ada dan manusia masih bisa hidup atau sebaliknya.

saya juga setuju kalau hal itu perlu di jadikan isyu global, karena mempengaruhi kehidupan manusia. pertanyaan nya berlanjut, sedikit spesifik. apa yang menjadi isyu hangat di negara ini? jawabannya agak beragam, mulai dari pidato Presiden sampai kasus Bank Century. ada yang sedikit menarik dari kasus Bank Century. semua berawal dari di tangkapnya dua orang wakil ketua KPK, yakni Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Riyanto. mereka di tangkap karena testimoni Antasari Azhar yang telah di tangkap lebih dahulu oleh kepolisian karena kasus pembunuhan Direktur PT. Rajawali Putra Banjaran.

waktu bergulir, kebenaran menyikap cahaya nya. kedua wakil ketua KPK yang awalnya di tangkap dan di tuduhkan menerima suap dari, Anggodo Widjojo adik pimpinan PT. Masaro yang telah menjadi buronan. akhirnya di nyatakan bebas, pidato presiden yang meminta agar kasus ini di selesaikan di luar pengadilan. publik pun di buat tidak percaya, sesuatu yang tidak masuk akal. jika seorang pejabat KPK mau menerima suap dari seorang tersangka korupsi. akhirnya setelah di bebaskan dari semua tuduhan tersebut, kedua wakil ketua KPK tersebut, dapat kembali kerja di kantor KPK.

namun bagaimana dengan nasib sang ketua KPK yang di tuduh telah membunuh seorang direktur anak perusahaan BUMN, Nazrudin Zulkarnain? beberapa keganjilan telah terungkap dari kasus ini. sebagai contoh, ketika Wiliardi Wizar yang di tuduh melakukan rekruitmen pembunuh Nasrudin Zulkarnain mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) nya di pengadilan. padahal awalnya pihak kepolisian merasa yakin bahwa Wiliardi Wizar berkerjasama dengan Antasari Azhar dalam pembunuhan itu. seperti yang tertulis dalam harian Poskota.co.id tanggal 10 Nov 2009 dan Tempointeraktif.com tanggal 11 Nov 2009.

logika nya sungguh tidak mungkin, seorang pejabat negara akan melakukan hal bodoh seperti yang di tuduhkan kepada Antasari Azhar. apalagi ketika Nazrudin meninggal, Rani Juliani yang menjadi isteri ketiga korban sempat ‘hilang’ beberapa waktu. tiba-tiba Rani muncul dan membuat kesaksian yang memberatkan Antasari. mengapa hanya Rani yang di jadikan saksi oleh pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini, mengapa tidak isteri pertama dan kedua korban.

logika tidak cukup untuk dapat mengungkapkan kebenaran, di butuhkan fakta dan data yang dapat di uji kebenarannya untuk membuktikan kebenaran. termasuk juga dalam kasus ini, apakah benar Antasari seorang pembunuh?

kebenaran akan tetap terungkap, walau kegelapan terus menutupi nya. kita tunggu saja babak akhir dari kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: