dunia reptil

dalam dunia hewan adalah hal biasa jika saling membunuh. karena dalam rantai makanan, yang lemah akan di mangsa oleh yang kuat. hukum rimba begitu berkuasa dalam dunia hewan.

manusia hakikat nya adalah hewan. namun Allah SWT memberikan manusia keistimewaan, yaitu akal untuk berfikir, rasa malu dan harga diri. keistimewaan tersebut lah yang membedakan antara manusia dengan mahluk ciptaan Allah SWT lainnya. dalam Al Qur’an (QS. At Tiin ayat 4) juga tertulis, “Sungguh telah kami ciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”. apa yang membuat manusia sama dengan hewan atau malah lebih rendah dari hewan? manusia menjadi lebih rendah dari hewan, jika tidak punya rasa malu dan tidak menggunakan akal nya dengan baik.

apakah sama antara (maaf) orang gila / tidak waras yang berjalan-jalan di pinggir jalan tanpa busana dengan orang normal? tentu jawabannya pasti berbeda. karena orang normal masih memiliki akal sehat, dan pasti menggunakan busana. tapi bagimana jika busana yang di gunakan tidak sopan atau menampakkan aurat dari pengguna nya. silahkan anda pikirkan sendiri.:mrgreen:

kembali ke dunia hewan. adalah hal biasa jika hewan memangsa hewan lain yang lebih kecil atau lebih lemah. biasa nya hewan memangsa hanya untuk menyambung hidup dan memangsa hewan yang layak. contohnya singa memangsa kambing atau rusa. proporsi yang cukup untuk singa, singa akan kenyang jika memangsa kambing atau rusa. namun apakah masuk logika jika seekor buaya memangsa cicak? buat apa buaya memangsa cicak? di alam biasanya buaya memangsa ayam atau bebek, sedangkan cicak biasa di mangsa oleh ayam.

itu adalah dunia hewan dan rantai makanan. buaya tidak mungkin memangsa cicak, karena buaya juga gak akan kenyang.:mrgreen: namun ada kejadian unik di negeri indonesia yang ternyata di luar kebiasaan. yaitu buaya vs cicak? kok bisa ya, tanya kenapa…
apakah cicak terlalu kurang ajar terhadap keluarga buaya hingga harus ada pertandingan antara dua kubu yang berlawanan ukuran walau satu species?

semoga manusia mahluk tuhan yang sempurna dapat mengambil hikmah dari kisah cicak vs buaya ini. apakah kisah ini serupa dengan kisah nabi Daud melawan raksasa Thalut?

semoga kasus buaya vs cicak tidak berlarut – larut dan cepat berakhir..:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: