minal aidin wal faidzin

hari yang di nanti oleh semua umat islam di dunia pun tiba, 1 syawal 1430 H telah tiba. takbir berkumandang di alam semesta, puji dan syukur kepada Allah SWT. bersyukur karena hari kemenangan telah tiba, setelah menjalankan bulan ramadhan selama sebulan. untuk hasil, biarlah Allah SWT yang menjadi juri untuk semua amalan yang telah kita lakukan di bulan ramadhan.

idul fitri tidak akan lengkap jika prosesi saling memaafkan tidak dilakukan. saling bermaaf-maafan antara tiap manusia memang harus di lakukan, untuk membersihkan hati dari penyakit hati yang bersarang di dalam hati tiap manusia. maaf-maafan antara anak kepada orang tua, istri kepada suami, adik kepada kakak, kepada kerabat dan kawan-kawan.

hal itulah yang melandasi niat untuk saling berkumpul dan bermaaf-maafan di hari nan fitri. karena hakikat idul fitri adalah kembali fitri atau suci, tidak ada dengki dan iri yang mengotori hati tiap manusia usai melewati puasa ramadhan selama sebulan. hal itu di wujudkan dalam bentuk ‘mudik bersama’ untuk berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman. walau terkadang kendala meyapa, namun tidak menyurutkan niat masyarakat indonesia untuk tetap berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman.

kartu lebaran atau telpon mungkin dapat menjadi jembatan untuk saling bermaaf-maafan dengan relasi atau kawan. namun untuk sanak keluarga, akan lebih baik jika dapat langsung bertemu muka dan saling bermaaf-maafan.

apa yang terjadi jika ada salah satu anggota keluarga yang tidak dapat berkumpul di hari nan fitri? kekecewaan lah yang mungkin dirasa oleh anggota keluarga. seperti halnya tergambar di sebuah iklan provider telekomunikasi negeri ini. sang ayah tidak dapat berkumpul di hari nan fitri, kekecewaan jelas tergambar di wajah sang anak. perjalanan jauh yang ia tempuh untuk ‘mudik’ ke kampung halaman terasa begitu meyakitkan ketika sang ayah tidak dapat berkumpul bersama. namun rasa kecewa itu segera terobati, ketika sang bunda dapat menghubungi sang ayah yang sedang bertugas di negeri antah berantah.😦😦😥

jujur setiap kali menyaksikan iklan tersebut, gw sangat terharu dan sedih. sekaligus bersyukur, jika di lebaran ini gw masih bisa berkumpul dengan orang tua, adek-adek dan sanak saudara gw. tanpa harus merasakan kekecewaan yang mendalam akibat terpisah jarak dan waktu.

untuk kawan gw yang terpaksa melewati lebaran di negeri orang, akan lebih baik untuk berkumpul di kala lebaran. keluarga lo menanti kehadiran lo di samping mereka bro..😦😥

kitong mengucapkan ‘minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: