alangkah indah nya dunia, jika…

entah mau mulai dari mana, tulisan ini bermula. gue cuma berharap apa yang gue tulis dapat menjadi kenyataan. karena dunia akan begitu indah jika masing-masing kita (manusia) mau menjalankan apa yang gue tulis.:mrgreen: gue bukan malaikat, gue cuma manusia dengan sejuta kesalahan dan kealpaan. tapi gue punya kawan yang Insya Allah memiliki hati seperti malaikat.

siang ini hanya gue habiskan untuk chatting via messenger di internet kantor. ya sedikit makan gaji buta, biar nggak terlalu korupsi jam kerja. gue sambil membuat laporan hasil audit kantor cabang yang belom gue kirim ke tiap manager di kantor cabang.🙂 kawan yang menjadi partner chatting gue, adalah seorang kawan yang sedang menuntut ilmu di kampus gajah duduk. awalnya memang tidak ada pembicaraan yang terlalu serius. walau sedang berpuasa di bulan ramadhan, gue masih aja mengolok-oloknya (semoga nggak di catat sebagai dosa) dengan niat bercanda.

sebenarnya awal pembicaraan di messenger adalah karena gue mau bertanya apakah ada sate maranggi di kota kembang? kawan gue menjawab, nggak ada di paris van java sate maranggi. ada nya di daerah sukabumi dan puncak. kawan gue kembali bertanya, ngapain lo tanyain sate maranggi? gue pun menjawab, karena gue mau buka puasa di bandung.. :mrgreen: 

singkat cerita, gue sekalian mengajak kawan gue untuk pulkam ke jakarta bersama. namun kawan gue menolak dengan halus, karena takut menyinggung perasaan “kawan” nya, sebut aja Arman.  karena ingin tahu, gue pun bertanya, mengapa lo sangat menjaga perasaannya? kawan gue menjawab, karena berusaha untuk tidak menyakitkan perasaan Arman. 

pertanyaan gue berlanjut, agak sedikit pribadi. mengapa kau begitu percaya kepada Arman, sedangkan kau belum lama mengenalnya? kawan gue menjawab, lo tau nggak? Arman itu berani lho.. dia mau melakukan beberapa tantangan yang gue berikan, walau tidak sempurna. gw kembali bertanya, seperti apa kira-kira tantangan yang kau berikan? kawan gue menjawab, gue minta Arman ke rumah gue di Bogor, ketemu dengan orang tua gue dan lamar gue. emang nyatanya Arman memang belum siap untuk melamar gue karena belum kerja, tapi Arman tetap datang ke rumah gue dalam rangka silaturahmi ke ortu gue..

kawan, kalau di cermati dari hasil chatting gue dan kawan gue di kampus gajah duduk tadi. alangkah indahnya dunia, jika semua manusia melakukan hal yang sama dengan kawan gue tadi.

pertama, menghargai dan menjaga perasaan pasangannya. baik ketika sedang bersama atau tidak bersama. walau kesempatan itu selalu ada, tapi kawan gue tidak pernah terpikir untuk menggunakan kesempatan yang ada.

kedua, mau melihat usaha yang di tunjukkan oleh pasangannya. apakah kita mau melihat dan menyadari betapa banyak orang yang sebenarnya sayang dan mencintai kita? orang – orang tadi berusaha memberikan usaha yang terbaik untuk membahagiakan kita, tapi apakah kita mau melihat usaha mereka? tidak banyak orang yang mau menghargai usaha orang lain.

sedangkan ketiga, mau memberikan kesempatan untuk pasangannya untuk memperbaiki kesalahannya. berapa banyak orang yang bertengkar, hanya karena pasangan / partner nya tidak mau memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. ingat setiap manusia pasti ada kesalahan dan kealpaan.

kawan, jika semua manusia berusaha menghargai perasaan pasangan nya, mau melihat usaha orang itu dan mensupport nya, mau memberikan kesempatan untuk pasangan nya memperbaiki kesalahan, dunia akan terasa indah. tidak ada konflik yang berkepanjangan, bahkan bisa-bisa hakim di pengadilan agama nggak ada kerjaan. karena tidak ada orang yang saling gugat cerai..:mrgreen:

semoga dapat menjadi renungan kita semua, masing-masing manusia ingin di hargai, di percaya, di dengarkan dan di berikan kesempatan. mulai lah dari diri kita, saling menghargai, mempercayai, mendengarkan dan memberikan kesempatan untuk orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: