tetangga yang sirik..

bagaimana sebaiknya etika bertetangga? saling menghargai dan saling tolong menolong. itu hal yang seharusnya di lakukan dikala bertetangga. jika tetangga ada kesulitan, sebagai tetangga yang benar maka kewajiban kita untuk membantu. bukan malah menambah beban kesulitan tetangga.

bagaimana jika tetangga sebelah kita, ternyata termasuk dalam kategori tetangga yang sangat menyebalkan. apakah yang akan kita lakukan? mungkin anda akan bertanya, sangat menyebalkan dalam hal apa nich? misalnya, setiap isteri kita keluar rumah dan melintas depan rumah tetangga kita, selalu di goda oleh anak lelaki tetangga kita. atau bahkan oleh si bapak anak itu? apa yang anda akan lakukan sebagai seorang suami dan juga kepala keluarga dalam menyelesaikan masalah itu?

sebagai tetangga yang baik dan tidak ingin terjadi konflik, hal pertama yang anda lakukan adalah mengingatkan tetangga anda jika menggoda isteri anda adalah suatu tindakan yang anda tidak senangi. namun jika ternyata reaksi tetangga anda seakan menantang anda? apa yang akan anda lakukan? apakah akan tetap mengingatkan tanpa reaksi keras?

seperti itu lah kondisi bangsa indonesia yang sangat ku cinta. konflik dengan tetangga seakan tidak ada akhirnya. sejak awal bung karno berkuasa sebagai presiden, malaysia sudah meradang. ganyang malaysia, adalah jargon yang terus di teriakkan bung karno dalam pidato politiknya. hingga hari ini, malaysia masih juga terus mengusik bangsa indonesia. berkali-kali tenaga kerja wanita indonesia, pulang dengan kondisi fisik dan mental yang menyedihkan. berjuta kali tenaga kerja indonesia, yang menjadi tenaga kasar di usir oleh polisi diraja malaysia. hingga perampasan pulau sipadan & ligitan, hingga kini pulau ambalat yang juga akan di rampas dari NKRI. lagu “rasa sayange” milik rakyat ambon manise, di klaim milik malaysia. angklung yang merupakan alat musik tradisional dari jawa barat, juga di klaim sebagai alat musik dari negeri jiran itu. bunga raflesia arnoldi dari bengkulu, reog dari ponorogo, hingga tari pendet asal bali juga di klaim sebagai kesenian dan budaya dari malaysia.

apakah ini bukan pelecehan terhadap sebuah bangsa? atau adalah sebuah pencurian terhadap sebuah negara?

masing-masing kita dapat menjawabnya dan mengetahui sikap apa yang harus di ambil. jika anda merasa harga diri anda di lecehkan oleh seseorang, apa yang anda lakukan? meminta orang tersebut mempertanggung jawabkan atau langsung menghajarnya. mungkin pilihan kedua, adalah pilihan yang tepat buat malaysia. sekarang saatnya konfrontasi langsung dengan malaysia. tiadak ada lagi kata ‘berunding’ untuk seorang maling.

apakah definisi plagirisme atau plagiat? mencontek hasil karya orang lain, tanpa mencantumkan sumber / nama pencipta hasil karya tersebut. apakah sikap malaysia yang memalukan ini, mengklaim tari pendet bagian dari kebudayaan malaysia bagian dari plagiat?

sebuah intropeksi harus dilakukan oleh semuan rakyat bangsa ini, masihkah kita mencintai bangsa ini? ayo kembali gunakan produk dalam negeri, kembali perdengarkan lagu-lagu nasionalisme dan lagu-lagu daerah, pelajari alat musik tradisional. ingat menjaga bangsa ini, bukan tugas TNI / ABRI saja, tapi tugas kita juga sebagai rakyat indonesia..

-korslet- BIP band

Tak ada yang bisa maksa

Kalau dia pilih diriku

Terima kenyataan ngaku kalah saja

Daripada sakit hati

Sirik tanda tak mampu

Tak mampu jadinya sirik

Bolehnya dia keki Lihat orang senang

Capek sendiri makan hati

Korslet o yee…

Korslet o yee..

Orang punya selera Terserah apa maunya…

Kalau gak nyambung Jangan dipaksa

Apalagi pake mantra

Sirik tanda tak mampu

Tak mampu jadinya sirik

Udah tau gak nyampe Masih penasaran

Salah sendiri kalo jadi

Korslet o yee…

Korslet o yee…

Tuhan YME telah memberikan indonesia negeri sejuta budaya, bahasa, sejuta pesona keindahan alam juga ramah tamah penduduknya, termasuk kekayaan alam didalamnya. ternyata anugerah Tuhan YME itu telah membuat rakyat malaysia SIRIK dan berusaha merampas semua nya.. ingat SIRIK tanda tak mampu..😛

I LOVE U INDONESIA…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: