-Tentang kita-

Aku hanya bisa terdiam
melihat kau pergi dari sisi ku, dari samping ku
Tinggalkan aku seakan semuanya
yang pernah terjadi tak lagi kau rasa

Masih adakah tentang aku di hati mu
yang kau raskan coba kau rasakan
Mudah kah bagi mu untuk mu
hapuskan semua kenangan bersama dengan ku
(ada yang hilang – BIP)

Lembut mengalir menerobos sunyi lagu Ipank BIP mencoba tuk tenangkan diri ini. Ruang kosong kamar ini setia menemani ku. Keras volume tape mencoba tuk menenangkan jiwa galau ku. Namun gagal. Semua telah membuat ku tak habis pikir. Begitu cepat kau pergi dari hidup ku, seakan tanpa jejak kau hilang dari hidup ini. Berharap dan hanya mampu berharap kau mau kembali memikirkan sejenak tentang kita.

“Sebenarnya apa sih masalah kamu”, itu yang selalu ku tanyakan kepada mu. Terdiam dan hanya terdiam itu jawaban yang kau berikan. Ku coba tuk bertanya dan mencari sebab semua permasalahan ini. Kembali hanya tatapan kosong penuh tanya dari mu. Tapi pagi ini, kau memberikan jawaban itu, jawaban yang selalu ku tanyakan.

Secarik kertas itu menjawab semuanya. “sayang maafkan aku, kalau aku tidak sempurna. Ternyata aku bukan orang yang kamu impikan. Aku rasa hubungan ini harus segera kita akhiri, lebih cepat akan lebih baik” love U. tubuh ini mendadak lemas seperti tak bertulang. Kepala ku mendadak tidak bisa berfikir jernih, ingin marah tapi buat apa. Mengapa kau selalu berfikiran seperti itu? Selalu menanyakan kesempurnaan? Semua tidak ada yang sempurna, begitu juga kita.

Berkali – kali ku yakin kan diri mu, ku kan terima kau apa adanya. Tanpa memandang masa lalu atau kekurangan mu. Berkali – kali juga ku selalu tekan kan pentingnya komunikasi antar kita. Walau pada prakteknya memang tidak mudah.

Otak ku berputar seakan mengingat memori tentang kita. Singkat memang kita menjalani masa perkenalan, namun semua bagi ku sudah sangat cukup untuk kita saling mengenal satu sama lain. Sehingga aku pun yakin tuk melangkah lebih serius dengan mu. Satu persatu masalah yang datang, kau coba tuk atasi. Kau selalu mampu tuk atasi semua nya. Namun mengapa kini kau terjatuh dan tak mampu bangkit? Biarlah ku bantu tuk kembali berjalan menerjang semua halangan yang ada. Kau tepis tangan ku, tuk membantu. Tatap kosong mata mu menjawab uluran tangan ku. seakan kau nyaman berada dalam kubangan itu, tak ingin ku membantu mu tuk keluar dari kubangan itu.

Jujur jika harus memilih, ku kan tetap memilih kita bersama. Walau ada sejuta masalah menerjang dan ada ribuan perbedaan. Bukankah tuhan ciptakan manusia dalam watak dan karakter yang berbeda – beda. Ini memang realita yang harus ku hadapi, kau pergi tanpa kata hanya secarik kertas bercerita tentang kita.

Saat kau hadir, hidup ku terasa indah
Saat kau pergi, hidup ku terasa hampa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: