jalan ke syurga

pikiran ku terbang jauh, membayang kan dimanakan jiwa ku ini setelah mati? guru ngaji ku pernah berkata, manusia ketika meninggal, hanya jasadnya yang meninggal tidak dengan jiwanya. jiwa itulah yang nantinya akan dimintai pertanggung jawaban. pertanggung jawaban atas semua perbuatan yang pernah dilakukan selama di dunia.

aku pun sadar, jika kehidupan ini hanya sementara. ibarat orang yang sedang berjalan jauh (pengembara), sedang berteduh yang kemudian akan kembali melanjutkan perjalanan. kehidupan di dunia itu hanya lah, persinggahan sesaat. sebelum akhirnya kita melanjutkan perjalanan menuju alam akhirat. guru ngaji ku juga mengatakan bahwa, manusia akan melewati empat alam.

kita sudah melewati dua alam, yang pertama alam ketika kita dalam rahim ibu kita. disaat semua calon bayi atau janin akan di beri ruh atau jiwa. semua janin bersumpah, bahwa benar Allah SWT adalah Tuhan yang menciptakannya. kemudian manusia menuju alam dunia, alam yang sekarang kita tempati atau kita huni. alam ketiga adalah alam kubur, ketika ajal sudah datang menjemput. manusia pun tak dapat menolaknya, bahkan ketika dimasukkan kedalam ruang sempit 2 x 1 meter.

itulah alam kubur, tempat sementara sebelum menuju alam bazrah. berapa lama kita dikubur? sampai hari kiamat berkumandang. tidak ada yang tahu pasti berapa lama. anda dapat bayangkan, indonesia merdeka sudah 63 tahun. dapat anda bayangkan jika anda dikurung dalam ruang 2 x 1 meter selama 63 tahun??🙄😯

ingat semua perbuatan akan diminta pertanggung jawaban. ingat juga, ketika lahir manusia dalam keadaan telanjang. tidak membawa apa-apa dan tidak memiliki apa-apa. dialam kubur, malaikat akan menanyakan kemana harta yang kita miliki digunakan, didapatkan dari mana? anggota tubuh kita digunakan untuk apa? ingat juga tujuan penciptaan manusia di dunia adalah sebagai Khalifah dan tugas Khalifah adalah menyembah Allah SWT, termasuk juga menjaga semua ciptaan Allah SWT bukan merusak nya.

alam yang keempat adalah alam kekekalan atau alam barzah. di alam itu semua perbuatan kita akan di flash back. seakan memutar memori yang terlupa, kala kita hidup didunia. di alam ini juga, tiap manusia akan di adili dengan seadil – adilnya. jika di dunia kita merasa di dzalimi, maka di pengadilan alam barzah. tidak ada yang merasa di dzalimi. semua bukti akan di tunjukkan kepada masing-masing manusia. hasil dari pengadilan alam barzah itu memutuskan, siapa yang akan masuk syurga dan siapa yang akan masuk ke dalam neraka.

jalan ke syurga memang tidak simple. istilah orang bule, tidak ada makan siang gratis. perjalanan ke syurga penuh duka dan derita. halangan dan rintangan juga pasti akan menerjang. mencoba menguji kesabaran dan ketekunan orang yang berusaha menempuhnya. contoh paling gampang, kalau mau nonton di bioskop. kita harus berangkat ke bioskop, kalau bioskop tutup terpaksa menunggu. kalau film nya bagus, terpaksa antri beli tiketnya. harga tiketnya juga tidak murah, keluar duit lagi.

begitu juga dengan jalan ke syurga, manusia akan terus di uji oleh Allah SWT. tapi mengapa banyak orang yang lupa, kalau sebenarnya jalan ke syurga itu banyak. contohnya, berapa uang yang anda infaqkan di setiap celengan jum’at kala sholat jum’at? tidak usah dijawab, biarkan hati anda yang menjawabnya. seberapa sering anda, kalau titip motor atau sepatu di masjid memberikan uang seribu rupiah? jawaban anda yang memberi uang seribu adalah “emang segitu bayarannya, masih untung gw kasih duit, harusnya gratis tuh” atau jangan – jangan anda malah berkata, “ini mah pungutan liar, harusnya tidak boleh di pungut biaya” atau malah anda berkata, dimasjidnya aja gak aman, helm ilang kok diminta bayaran pula.

pertanyaan tadi silah kan anda jawab sendiri, sekarang pertanyaan kalau anda ke mal. berapa biaya parkir yang anda keluarkan? minimal adalah dua ribu rupiah. apakah kendaraan anda aman? tidak ada jaminan. di kartu parkir tertulis bahwa keselamatan kendaraan adalah tanggung jawab pemilik kendaraan. jadi tidak ada jaminan keselamatan dan anda juga harus membayar mahal.

kalau anda sadar, sebenarnya infaq yang anda berikan melalui kotak celengan jum’at atau melalui infaq parkir adalah jalan anda menuju syurga. masjid akan makmur dengan uang yang anda infaqkan. semakin besar uang yang anda infaqkan, semakin makmur juga masjid. ingat masjid adalah rumah Allah SWT. apakah anda tidak bangga bertamu ke rumah Sang Pencipta. kemudian ketika anda memberikan infaq, tangan anda diatas (memberi), pasti si empunya rumah akan senang. hal yang sama ketika anda bertamu ke rumah seorang pejabat atau orang yang anda kagumi, anda akan senang bertamu. apalagi ketika anda hendak pamit, si empunya rumah memberikan sesuatu. anda pasti akan bangga, anda akan selalu teringat pemberian dari si empunya rumah.

ingat tangan di atas lebih mulia dari tangan di bawah. apakah anda tidak bangga, jika bisa memberikan sesuatu kepada Sang Pecipta ketika anda sedang bertamu ke rumah nya? semoga menjadi renungan kita bersama, mari kita mulai beramal dan berinfaq. makmurkan masjid kita.

semoga bermanfaat:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: