jodoh

bingung, kesal dan kecewa. rasa itu menyeruak dari dalam dada ardi. semua nya sia-sia, hancur berkeping – keping. rasa cinta nya kepada dewi yang selama ini dibangun hancur sudah. semula ardi tidak percaya jika dewi yang selama ini menemani hari – hari nya meminta untuk mengakhiri hubungan mereka. sebuah alasan yang sangat tidak masuk akal menurut ardi. “kita tidak jodoh” demikian kata dewi. kala mengakhiri semua nya.

ardi hanya bisa terdiam. ardi terus berusaha membujuk dewi untuk membatalkan keputusannya. namun dewi tetap pada keputusannya. “mas, walau ini berat buat aku dan kamu, tapi aku sudah tidak tahan untuk tetap bersama. maafkan aku ya mas” demikian jawaban dewi ketika ardi mencoba untuk membatalkan keputusannya.

“siapakah sebenarnya jodoh ku”, gumam ardi. ketika otak ardi mencoba mencari jawabannya. ardi teringat akan kata-kata guru ngaji nya, “ingat ada 3 perkara yang menjadi rahasia Allah SWT. yang pertama adalah rezeki, yang kedua adalah jodoh dan yang ketiga adalah maut atau ajal” hal itu lah yang sekarang kembali teringat dalam pikiran ardi. ya mungkin dewi bukan jodoh buat gw.

lain ardi lain pula dengan a hong. a hong tidak menyangka kalau ming ming istrinya yang telah setia menemaninya hidup berpaling ke lain hati. a hong tidak percaya bagaimana bisa ming ming pergi meninggalkannya. padahal menurut a hong, ming ming adalah wanita yang tidak mungkin berbuat hal memalukan tersebut. apakah karena materi atau apakah karena a hong terlalu sibuk? semua itu menjadi pertanyaan besar buat a hong.

kalau a hong pusing akibat di tinggal pergi oleh istri nya. lain lagi dengan Bapak amran dan istrinya. pernikahan mereka yang sudah memasuki tahun ke tiga puluh terpaksa kandas di tengah jalan. di usia senja mereka terpaksa untuk sepakat mengakhiri hubungan mereka di pengadilan agama. padahal kalau di pikir-pikir apa lagi sih yang mereka perlukan atau cari dalam hidup ini. anak – anak mereka sudah beranjak dewasa dan beberapa anak mereka sudah berkeluarga. tapi kenyataan berkata lain, pondasi itu runtuh.

kecewa dan duka yang begitu mendalam terasa oleh dina. pernikahannya dengan wawan ternyata tinggal kenangan. semua acara jelang pernikahan sudah mereka lalui, hanya tinggal beberapa hari saja mereka akan segera meneguk kebahagiaan sebagai sepasang suami istri. namun semua itu hanya impian belaka. karena wawan sang arjuna terpaksa menghadap yang kuasa, akibat kecelakaan yang terjadi. kecelakaan itu bermula ketika wawan yang sedang mempersiapkan pernikahan mereka mengantuk ketika mengendarai kendaraannya. ternyata memang rezeki, jodoh dan ajal di tangan Allah SWT. motor yang wawan kendarai keluar jalur dan akhirnya di tabrak oleh truk gandeng yang melaju cepat. motor yang wawan kendarai terlempar beberapa meter. wawan pun meninggal seketika, orang – orang di sekitar lokasi kecelakaan tak mampu menolong wawan. dina hanya mampu menangis tersedu, kala mendengar berita itu.

sebenarnya apakah jodoh itu? apakah pasangan hidup? soulmate? sebuah blog bernama tasbih ku membahas hal itu. Allah swt berfirman dalam QS : Ar Ruum : 21

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. jadi menurut Al Qur’an jodoh adalah pasangan yang Allah SWT ciptakan untuk semua mahluk ciptaannya. bagaimana kah cara mendapatkannya? dalam blog tasbih ku juga di bahas bagaimana cara mencari jodoh.

tapi buat gw cara mencari jodoh yaitu sesuai dengan tuntunan Rasul. yaitu pertama lihat kecantikannya, kedua lihat keturunannya, ketiga lihat kekayaannya dan keempat lihat agamanya. namun Rasul mengatakan jika seorang budak hitam lebih baik agamanya maka pilih lah dia untuk menjadi istri mu. itu empat hal penting dalam mencari jodoh. jangan lupa cara yang paling penting juga, yaitu menjaga jodoh tetap ada atau menjaga cinta kita. hal yang paling penting buat menjaga jodoh yaitu pertama, timbulkan rasa saling percaya satu sama lain. kedua, timbulkan rasa saling memahami dan ketiga jangan pernah berpraduga atau berprasangka. yang keempat adalah biarkan pasangan kita bersosialisasi. kalau kita mendapatkan pasangan yang aktif, biarkan dia bersosialisasi pada batas-batas tertentu. karena kalau terlalu di batasi pasangan kita akan merasa tidak nyaman.

ibarat menggenggam telor, kalau terlalu keras menggenggam telor itu akan pecah. maka sebaiknya jagalah telor itu dengan sebaik-baiknya jangan menggenggam terlalu keras. juga jangan seperti lagu panbears, “Hidup bagaikan seekor burung. Dalam sangkar yang terkekang. Biar sangkarku terbuat dari emas.”

untuk ratu di hati ku, maafkan sikap ku yang selama ini telah melukai hati mu. semua memang terlambat sudah, ku kan perbaiki semua nya.😥😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: