air & manusia

hujan pun turun perlahan
satu persatu tetes air nya terkumpul
mereka mencari induk tuk bermuara
tanah merah menyambut ramah

sayang beberapa tergusur
mereka terus bergerak
mencari tempat bermuara tuk rehat

dimanakah pohon yang biasa menyambut kami?
tanya tetes air hujan, keheranan..
manusia tlah membunuh mereka. jawab tanah merah
tinggallah kami disini tanpa ada pelindung

kembali berlalu, air mencari manusia
dari pegunungan menuju sungai air terus turun tuk mencari manusia tuk bertanya hanya ingin bertanya

semakin lama semakin ramai
satu tetes air terus mengajak
hingga terkumpullah jutaan ribu tetes air
mereka ingin bertanya ke manusia
mengapa manusia membunuh pohon dan tumbuhan di hutan

semakin banyak, semakin tak terbendung
manusia yang terlena
tak mampu menahan laju jutaan tetes air itu
semua tetes air menggenai rumah manusia
manusia ternyata tak mampu menjawab
tetes air pun bertahan membasahi, menggenangi rumah manusia
mereka hanya ingin bertanya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: