efek pemanasan global (global warming)

kalau ditanyakan kepada semua orang yang beraktifitas di jakarta, apakah suhu jakarta akhir-akhir ini tambah panas ?. saya rasa semua orang di jakarta sepakat, tentang hal itu. tapi ternyata suhu yang tambah panas bukan cuma terjadi di jakarta, tapi hampir di semua kota di nusantara tercinta.

berita di surat kabar menyatakan kalau suhu di beberapa ibu kota memang meningkat akhir-akhir ini. contohnya, di surabaya, suhu udara mencapai 42 derajat celsius.

mengapa suhu udara dapat meningkat akhir-akhir ini? menurut para ahli lingkungan dan aktivis lingkungan seperti walhi atau green peace. kenaikan suhu udara, adalah salah satu efek dari pemanasan global. yaitu naiknya suhu udara atmosfer, air laut dan daratan bumi karena bolong nya atsmosfer yang biasanya menangkal panasnya sinar matahari yang masuk ke bumi akibat efek rumah kaca.

mengapa atsmosfer bisa bolong? dan sinar matahari akhirnya dapat masuk ke bumi tanpa adanya perlindungan dari atmosfer? semua karena rusaknya atsmosfer bumi akibat polusi udara. salah satu polusi udara yang dapat merusak atmosfer adalah gas CO (carbon monoksida). gas CO dihasilkan dari pembakaran hutan, asap polusi kendaraan bermotor, polusi industri dan pembukaan lahan gambut.

kok bisa gas CO dari pembakaran hutan dan polusi kendaraan dll, merusak atmosfer? karena dalam atmosfer ada banyak zat kimia salah satu nya adalah ozon yang bertugas memfilter sinar UV (ultra violet)/ sinar matahari yang masuk ke bumi.

menurut berita di koran kompas, manusia sebagai biang utama pemanasan global. Emisi gas rumah kaca mengalami kenaikan 70 persen antara 1970 hingga 2004. Konsentrasi gas karbondioksida di atmosfer jauh lebih tinggi dari kandungan alaminya dalam 650 ribu tahun terakhir.

Rata-rata temperatur global telah naik 1,3 derajat Fahrenheit (setara 0,72 derat Celcius) dalam 100 tahun terakhir. Muka air laut mengalami kenaikan rata-rata 0,175 centimeter setiap tahun sejak 1961.

Sekitar 20 hingga 30 persen spesies tumbuh-tumbuhan dan hewan berisiko punah jika temperatur naik 2,7 derajat Fahrenheit (setara 1,5 derajat Celcius). Jika kenaikan temperatur mencapai 3 derajat Celcius, 40 hingga 70 persen spesies mungkin musnah.

Meski negara-negara miskin yang akan merasakan dampak sangat buruk, perubahan iklim juga melanda negara maju. Pada 2020, 75 juta hingga 250 juta penduduk Afrika akan kekurangan sumber air, penduduk kota-kota besar di Asia akan berisiko terlanda banjir dan rob. Di Eropa, kepuanahan spesies akan ekstensif. sementara di Amerika Utara, gelombang panas makin lama dan menyengat sehingga perebutan sumber air akan semakin tinggi.

Kondisi cuaca ektrim akan menjadi peristiwa rutin. Badai tropis akan lebih sering terjadi dan semakin besar intensitasnya. Gelombang panas dan hujan lebat akan melanda area yang lebih luas. Risiko terjadinya kebakaran hutan dan penyebaran penyakit meningkat.

Sementara itu, kekeringan akan menurunkan produktivitas lahan dan kualitas air. Kenaikan muka air laut akan memicu banjir lebih luas, mengasinkan air tawar, dan menggerus kawasan pesisir.

bahkan dalam persentasi nya mantan wakil presiden Amerika, AL Gore. menyatakan bahwa efek dari pemanasan global adalah, mencairnya lapisan es di kutub utara dan selatan. dari mencairnya lapisan es itu, dapat menyebabkan banjir di satu sisi dunia dan tenggelamnya beberapa pulau kecil. dan punahnya beberapa spesies hewan dan tumbuhan. kalau hewan dan tumbuhan, bisa punah. bagaimana dengan manusia?

akan banyak penyakit baru, bersumber dari air, udara dan lingkungan yang tercemar. belum lagi peningkatan suhu atau temperatur akan memicu terjadinya heat stroke atau kematian.

cara penyelamatan bumi dari global warming dapat dilakukan dengan cara, mengurangi emisi karbon (CO). dengan cara menanam pohon dan menindak tegas pelaku illegal logging (pembalakan liar). mengurangi polusi kendaraan bermotor dengan cara menambah jumlah kendaraan umum (bus way/ trans jakarta) dan menggalakkan kampanye car free day.

sedangkan untuk industri, untuk mengurangi efek pemanasan global dan efek rumah kaca. dapat dilakukan dengan cara menerapkan sistem manajemen lingkungan ISO 14000. membangun waste tratement plant (WTP) sehingga limbah yang dihasilkan tidak langsung di buang ke lingkungan.

sudah saat nya kita memikirkan lingkungan dan menyelamatkan anak cucu kita dari kepunahan.

2 Tanggapan to “efek pemanasan global (global warming)”

  1. I finally decided to write a comment on your blog. I just wanted to say good job. I really enjoy reading your posts.

  2. Pertama kali saya menemukan sebuah tulisan yang menceritakan tentang global warming secara unik dan mudah dipahami.

    saya hanya ingin menghimbau! bahwa salah satu faktor besar terjadinya global warming adalah karena rusaknya ekosistem dan stabilitas dari filter terbesar di dunia -hutan- penebangan liar demi memuaskan keserakahan manusia menimbulkan dampakk luar biasa yang mengancam kita yaitu global warming

    oleh karena itu! sayangi bumi kita, lets Love Our OMEGA!!
    beri dia nafas lega! dengan tidak merusak alam ini.

    thx be4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: