manusia merdeka

tadi malam (10/6) gw menonton acara di tv, acara itu membahas tentang kapan pastinya eksekusi mati Amrozy CS. memang issu ini sedang menghangat di republik tercinta ini. seakan gak mau ketinggalan berita, pihak tv tersebut langsung mencoba untuk mewawancarai Amrozy CS dan Kejaksaan Agung.

hal yang membuat gw terkejut adalah pernyataan dari Imam Samudra, ketika di tanyakan apakah mereka siap untuk di eksekusi mati. karena beliau mengatakan, “kami siap mati kapan saja”.
“tapi apakah, presiden, menteri dan para jaksa sudah siap mati?”
“karena semua yang hidup pasti akan mati, untuk waktu hanya Allah SWT yang tahu”.
“jangan-jangan mereka duluan yang mati, daripada kami”

kata-katanya begitu lugas dan sangat percaya diri. tatapan matanya tajam, seakaan menantang kepada semua orang yang selama ini takluk kepada amerika dan antek-anteknya. bahkan Amrozy mengatakan, “..Mbak kami di sini (LP nusakambangan) seneng-seneng aja, di hukum mati ya kami juga seneng..”
“kami belum di hukum mati, ya kami juga seneng..”
“mereka aja yang kesel karena kami belum di hukum mati juga, hehehehe..”

santai dan sangat menikmati perannya dalam hidup ini. itu kata yang terlintas di benak gw ketika mendengar kata-kata mereka. seakaan mereka adalah orang yang paling bahagia dan paling merdeka di dunia ini. menjalani semua tanpa beban dan ikhlas. di sini gw seakaan tersadar dan terbangun, ternyata begitulah orang yang ikhlas. dapat menikmati hidupnya, walau raga terkekang.

kadang sering terpikir oleh gw, satu pertanyaan yang sebenarnya bisa gw jawab sendiri. apakah gw sudah menjadi manusia merdeka? jika definisi manusia merdeka, manusia yang secara jiwa dan raga tidak terkekang oleh kekuatan apapun dan tidak terkekang oleh kelemahan dan ketakutan apapun. berarti gw belum menjadi manusia merdeka.

karena gw masih sering takut atau ragu untuk menyampaikan kebenaran walau raga gw tidak terkekang. karena jiwa gw terkekang oleh ketakutan pikiran gw. semoga Allah SWT memberikan gw keberanian untuk menyampaikan kebenaran dan menjadikan gw sebagai manusia merdeka..

Satu Tanggapan to “manusia merdeka”

  1. Terlepas dari penilaian atas apa yang mereka kerjakan (maksud saya Amrozi CS.), setiap orang bisa saja jadi mahluk yang merdeka. Mereka yang merdeka adalah mereka yang tidak mengharapkan apa2 dari mahluk. Tidak takut pada siapa saja dari mahluk. Tapi jujur saja, itu sulit. Kalau saja sih pengen jadi orang baik2 saja. Jadi orang merdeka itu baik. Tetapi (bagi saja) lebih baik jadi orang baik2.
    Hehehe… Maaf lahir batin yaa… Mas…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: