indonesia di ujung jalan

pagi ini seperti biasa gw berangkat ke kantor, menggunakan bus kota tentunya. seperti pagi – pagi sebelumnya, bus selalu penuh sesak dengan para penumpang yang akan melakukan kegiatannya di pagi itu.

jika pada hari-hari biasa gw cuek kepada keadaan sekitar gw. tapi pada pagi ini gw sedikit mengurangi ketidak pedulian gw. gw coba iseng melihat orang sekitar gw, termasuk anak SMU yang berdiri di pintu bus kota.

perilaku anak sekolah itu mengingatkan gw pada saat gw sekolah dulu. baju nggak pernah dimasukkan, dikantong belakang terselip sebuah buku tulis dan pastinya sebuah pena tidak tersedia dikantong baju nya.

persis seperti gw dulu, ketika masih di bangku sekolah. berangkat ke sekolah pagi-pagi bukan untuk menuntut ilmu tapi menuntut uang jajan..😆

usai mengamati anak sekolah tadi, lamunan gw kembali tiba. kali ini gw melamunkan bagaimana masa depan anak sekolah tadi ?

jika ke sekolah hanya sebatas formalitas…😆

setan👿 dalam otak gw berkata “alah.. dulu aja lo kayak dia, ke sekolah nggak bawa buku bahkan sampe di sekolah malah tidur, sekarang juga jadi orang….”.

tapi malaikat :angel: dalam otak gw berkata “die itu dulu emang nggak punya masa depan, tapi die punya mimpi dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik….”

“mimpi dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik?” itulah kalimat yang terucap dari mulut malaikat di otak gw. seketika ingatan gw berputar ke negeri tercinta ini. apakah yang salah dengan negeri ini? sumber daya alam melimpah, sumber daya manusia nya berlipat namun apa yang menyebabkan negeri ini miskin dan terbelakang?

kalau di pikir-pikir jawabannya adalah mimpi dan kemauan untuk berubah menjadi lebih baik. berarti ada niat dan usaha yang kuat untuk berubah. gw belom lihat dua hal tadi dari para penguasa negeri tercinta ini.

berkali-kali pemilu di adakan, ternyata tidak membuat negeri ini menjadi lebih baik. justru sebaliknya negeri ini lebih terpuruk ke dalam lubang yang sangat dalam. seakan pasrah terhadap keterpurukan tesebut, para penguasa yang seharusnya bertanggung jawab untuk mengangkat negeri ini ternyata tidak berbuat apa-apa. menyedihkan memang, tapi ini lah bukti nyata negeri tercinta ini.

indonesia seakan di ujung jalan, bingung akan kemana..

apakah ke kiri atau ke kanan ? semua ada konsukuensinya. jika ke kiri, jalan yang di tempuh rusak dan berbatu, tapi ini adalah jalan yang singkat. jika ke kanan jalannya mulus karena sudah di hot mix, tapi jalan tersebut menanjak dan terjal.

sekarang tinggal bagaimana kita menyikapi jalan yang telah kita pilih untuk menuju indonesia yang lebih baik.

Satu Tanggapan to “indonesia di ujung jalan”

  1. Macet tanpa ujung … ambil positivenya bisa sambil dzikir dijalan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: