seikat bunga

seikat bunga ini ku persembahkan kepada mu
bukan sebuah tanda cinta atau tanda mata
semua terjadi apa adanya
ku tak pernah menyadari nya hingga waktu itu tiba

hembusan angin malam ini menyadarkan ku
waktu yang tak mau menunggu ku
semua harus ku akhiri
entah bagaimana caranya

haruskah ku percaya terhadap nurani
yang selalu bercerita tentang kejujuran
ataukah ku mengikuti alur pikiran ku
yang ternyata telah terkontaminasi🙄

seikat bunga itu layu😦
seakan tiada harapan tuk masa depan
seikat bunga yang ingin ku berikan kepada mu
tuk buktikan kejantanan ku..

Satu Tanggapan to “seikat bunga”

  1. hhmmm… om romatissssssss yach ternyata, btw om juga pernah ngasih aku bunga lhooo… Makasiii Ooom..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: