10 tahun “repotnasi”

sepuluh tahun kira-kira usia pengamen cilik itu

bersama tiga orang kawannya, mereka meninggalkan meja sekolah

menyanyikan lagu tuk makan hari ini, sisa nya untuk orang tua…

entah sampai kapan mereka mengamen dijalan

mereka adalah anak-anak reformasi, yang hidup di zaman repot nasi

***


sepuluh tahun yang lalu, empat mahasiswa

menghadap sang Pencipta alam semesta

peluru tajam aparat merobek tubuh lemah mereka

air mata orang – orang tercinta mengiringi kepergian mereka

pahlawan reformasi…

darah dan air mata mengiringi cerita ini,

cerita tentang negri antah ada dimana..

sepuluh tahun berlalu, tiada jawaban bagi keluarga pahlawan?

siapakah malaikat pencabut nyawa itu?

sepuluh tahun yang lalu, malaikat memaksa kembali pada Nya…

***

setelah sepuluh tahun lepas dari belenggu orba

ternyata negeri tercinta belum sepenuhnya merdeka..

pemerintah seakan menjadi monster yang siap memangsa rakyatnya

kebijakannya tidak pernah berpihak kepada rakyat miskin,

kenaikan harga BBM, kenaikan tarif tol, kenaikan harga sembako

sepuluh tahun, sudah sepuluh tahun..

hentikan permainan ini, negara ini membutuhkan keseriusan dalam mengelolanya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: