anget-anget tai ayam atau seleksi alam
semangat ku menggebu kala mengejar mu
semua ringtangan ku lalui demi tuk dapatkan perhatian mu
usaha ku tak berhenti, kala kamu sadari kehadiran ku
niatku cuma satu. dapatkan diri mu
usaha ku tidak sia-sia, kamu akhirnya memilih ku tuk bersama lalui hari
angan ku tak berhenti di situ, ku coba yakinkan kamu tuk melangkah lebih dari ini
kamu setuju, walau dengan sejuta ragu
ternyata ragu juga hinggap di pundak ku
kamu selalu mengusir ragu itu
hingga kau pun terluka kala menemani ku
luka itu memaksa mu berlalu
semangat ku tuk dapatkan kamu kembali menyala
namun luka itu terlalu membakar mu
semangat ku perlahan mulai kendur dan sekarat
apakah ini anget-anget tai ayam
atau memang seleksi alam?
hati dan mulut ini masih berharap, cerita kita kembali terulang
walau kaki ini enggan melangkah tuk menjemput kamu..