seikat bunga
seikat bunga ini ku persembahkan kepada mu
bukan sebuah tanda cinta atau tanda mata
semua terjadi apa adanya
ku tak pernah menyadari nya hingga waktu itu tiba
hembusan angin malam ini menyadarkan ku
waktu yang tak mau menunggu ku
semua harus ku akhiri
entah bagaimana caranya
haruskah ku percaya terhadap nurani
yang selalu bercerita tentang kejujuran
ataukah ku mengikuti alur pikiran ku
yang ternyata telah terkontaminasi
seikat bunga itu layu ![]()
seakan tiada harapan tuk masa depan
seikat bunga yang ingin ku berikan kepada mu
tuk buktikan kejantanan ku..

Juni 23, 2008 pada 1:05 pm
hhmmm… om romatissssssss yach ternyata, btw om juga pernah ngasih aku bunga lhooo… Makasiii Ooom..