bus kota
pagi ini ku berlari,
mengejar mimpi pasti
ku lihat kau menanti,
besar harap tuk tak berdiri
harap tinggal harap,
ternyata ku berdiri menanti
sabar ku tahankan,
sumpek dan panas ku rasakan
kau paksa kami berdesak-desakan,
kau lupakan keselamatan
demi lembaran rupiah, yang tamak kau kumpulkan
demi lembaran rupiah, yang tamak kau kumpulkan
besar badan mu,
macetkan jalan kota
hitam asap knalpot mu buramkan pagi
jerit pengamen cilik yang coba hibur penumpang
menjadi hiburan tersendiri,
di pagi itu
bus kota..
bus kota..
kurindukan ken
yamanan
ku inginkan keselamatan,
tanpa ancaman sang malaikat maut
ku inginkan keselamatan,
tanpa ancaman sang malaikat maut
bus kota..
-kitong-